Tito, Kapolri sebaiknya segera benahi Polri sebelum akan terjadi Qishas lebih besar lagi.

Kerusuhan pada Selasa (10/5) malam adalah akumulasi kekesalan para napi teroris. “Nah istrinya mengadu (ditelanjangin) dan suaminya yang memiliki pemahaman Islam seperti itu, kan ini ranah privat,” ungkap Michdan. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bentrokan antara anggota Polisi dengan narapidana teroris atau napiter di Mako Brimob telah memakan enam korban tewas, lima di antaranya anggota Polisi. Terkait hal itu Tim Pengacara Muslim (TPM) angkat bicara perihal pemicu bentrokan berdarah di Maka Brimob pada Selasa (10/5) malam WIB. Menurut TPM, salah satu pemicu kerusuhan adalah karena hak-hak kemanusian. “Mulai dari penangkapan, penahanan sampai mereka disidangkan dan ditahan itu banyak hal yang dirasakan sebagai … Continue reading Tito, Kapolri sebaiknya segera benahi Polri sebelum akan terjadi Qishas lebih besar lagi.

Masyarakat bisa menuntut ganti rugi kepada operator telpon kalau datanya disalahgunakan

Data masyarakat bocor, buruan cek NIK dan KK ke operator, begini caranya Oleh: Ahmad Febrian Minggu, 04 Maret 2018 20:36 WIB KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kekhawatiran data masyarakat sudah bocor ke mana-mana terbukti. Proses registrasi pelanggan prabayar menjadi bukti kebocoran data masyarakat bukan isapan jempol. Kebocoran data ini semakin menguatkan perlunya UU Perlindungan Data Pribadi. Salah satu pengguna twitter yang kebetulan pelanggan Indosat Ooredoo misalnya sempat bercicit, nomor induk kependudukan (NIK) dan kartu keluarga (KK) dipakai oleh 50 nomor. Ia hanya mengaku memiliki satu nomor. Jadi bagi para pelanggan sebaiknya segera mengecek ke operator, berapa banyak nomor prabayar yang menggunakan data … Continue reading Masyarakat bisa menuntut ganti rugi kepada operator telpon kalau datanya disalahgunakan

Densus 88, Preman yang Berseragam

Tim Advokasi Keluarga MJ Dihadang , Maneger Nasution: Itu Premanisme Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah, Maneger Nasution menyesalkan penghadangan yang diterima Tim Pembela kemanusiaan (TPK) saat hendak mengadvokasi istri Muhammad Jefri. Ia menegaskan bahwa setiap orang punya hak untuk masuk ke setiap daerah selama di teritori Indonesia. “Publik sungguh sangat menyesalkan aksi premanisme itu. Adalah hak konstitusional setiap warga negara untuk memasuki, pergi, menetap, dan meninggalkan seluruh teritori NKRI,” katanya kepada Kiblat.net melalui keterangan tertulis pada Kamis (22/02/2018). Ia juga menegaskan bahwa jika ada perbedaan pandangan terhadap sesuatu, masih tersedia cara yang lebih elegan dan beradab, yaitu dengan … Continue reading Densus 88, Preman yang Berseragam

Indonesian Police Performance

Crime keeps changing. The police are constantly adapting to tackle crime, but the Densus 88 (special police for terrorism)  was created to concentrate on Moslem alone. They need to be transparent and accountable by the public. The police are ultimately answerable to us as citizens. The police are responsible for their performance and they are required to publish information so they can be held to account. People can use the information they provide as well as the tools on this website to see how the police where we live are performing and how they compare to similar forces or areas. … Continue reading Indonesian Police Performance

London remains top city for migrating tech talent

Clare McDonald Business Editor 16 Feb 2018 16:08    Despite Brexit, the UK capital is still a popular destination for technology workers migrating from both inside and outside the European Union London is the most popular city in Europe for technology workers migrating from overseas, according to research. Mayor of London-led agency London & Partners analysed data from LinkedIn and Stack Overflow and found London is the most often chosen destination for tech professionals who want to live and work outside their home country. London mayor Sadiq Khan said one of the contributing factors to this could be the number … Continue reading London remains top city for migrating tech talent

Satu Lagi Kejahatan Kemanusiaan oleh Densus 88, POLRI – Another Humanity Crime by Indonesian Police

Maneger Nasution: Komnas HAM Belum Berani Investigasi Kematian Muhammad Jefri http://musbernews.com/2018/02/16/maneger-nasution-komnas-ham-belum-berani-investigasi-kematian-muhammad-jefri/ Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Maneger Nasution mengatakan bahwa pihak keluarga mempunyai hak untuk mengetahui penyebab kematian Muhammad Jefri (MJ). Maneger mengatakan, meski masyarakat telah paham jika terorisme merupakan musuh kemanusiaan, akan tetapi dalam penanganannya harus tetap mengedepankan prinsip-prinsip HAM. Dan kepolisian tidak pernah diberikan kewenangan oleh konstitusi dan UU untuk membunuh warga negara meskipun untuk menangani terorisme. “Karena dalam sistem hukum Indonesia, terduga pelaku kejahatan sekalipun harus diberi ruang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya melalui proses hukum,” kata Maneger kepada Kiblat.net melalui keterangan tertulis pada Jumat (16/02/2018). … Continue reading Satu Lagi Kejahatan Kemanusiaan oleh Densus 88, POLRI – Another Humanity Crime by Indonesian Police

*KETIKA BONEKA JADI PEMIMPIN…!*

@MH. Ainun Nadjib “Kenapa rakyat mau memilih boneka, patung atau berhala untuk menjadi pemimpinnya?” “Karena partai politik memperkenalkan calonnya dengan mendustakan kenyataannya. Calon pemimpin ditampilkan dengan pencitraan, pembohongan, dimake-up sedemikian rupa, dibesar-besarkan, dibaik-baikkan, diindah-indahkan, dihebat-hebatkan” “Itu bukan politik namanya, Pak, itu kriminal” “Memang bukan politik, melainkan perdagangan. Bukan demokrasi, melainkan perjudian. Memang bukan kepemimpinan, tapi talbis. Kalau dipaksakan untuk disebut demokrasi, ya itu namanya Demokrasi Talbis” *“Talbis itu apa to Pak?”* “Talbis adalah Iblis menemui Adam di sorga dengan kostum dan make up Malaikat, sehingga Adam menyangka ia adalah Malaikat. Maka Adam tertipu. Rakyat adalah korban talbis di berbagai lapisan. … Continue reading *KETIKA BONEKA JADI PEMIMPIN…!*

LELUCON POLITIK

Oleh: Jaya Suprana Terlebih dahulu, mohon dimaafkan bahwa di dalam naskah berjudul “Lelucon Politik” ini, saya hanya berani menampilkan lelucon politik dari luar negeri. Saya memang tidak berani menampilkan lelucon politik Indonesia agar jangan ikut menjadi korban wabah kriminalisasi. Suasana ekonomi runyam akibat sistem politik runyam merupakan lahan subur untuk bercocok lelucon. Seperti Rumania ketika di masa rezim komunis sering krisis pangan, sampai rakyat harus antre untuk memperolehnya (dalam jumlah terbatas), melahirkan lelucon politik tentang sebuah pidato kepresidenan: “Kawan-kawan, tahun depan setiap warga negara Rumania akan memiliki sepeda. Setahun kemudian kita semua akan memiliki sepeda motor, tahun depannya mobil, dan setahun setelah … Continue reading LELUCON POLITIK

“The Scary Khilafah”

Kenapa dunia begitu ketakutan kepada Khilafah? Yang salah visi Khilafahnya ataukah yang menyampaikan Khilafah kepada dunia? Sejak 2-3 abad yang lalu para pemimpin dunia bersepakat untuk memastikan jangan pernah Kaum Muslimin dibiarkan bersatu, agar dunia tidak dikuasai oleh Khilafah. Maka pekerjaan utama sejarah dunia adalah: dengan segala cara memecah belah Kaum Muslimin. Kemudian, melalui pendidikan, media dan uang, membuat Ummat Islam tidak percaya kepada Khilafah, AlQur`an dan Islam. Puncak sukses peradaban dunia adalah kalau Kaum Muslimin, dengan hati dan pikirannya, sudah memusuhi Khilafah. Hari ini di mata dunia, bahkan di pandangan banyak Kaum Muslimin sendiri: Khilafah lebih terkutuk dan mengerikan … Continue reading “The Scary Khilafah”

Teknik Pembusukan Karakter Terhadap Amien Rais Dengan Penggiringan Opini

“Teknik Pembusukan Karakter Terhadap Amien Rais Dengan Penggiringan Opini” 1. Teknik pmbusukan karakter Adlh penggiringan opini seolah Amien Rais terima uang 600 juta dari korupsi >Faktanya Amien Rais trima dari SBF< 2. Amien Rais menerima transferan dari rekening atasnama Yurida Adiani sekretaris Soetrisno Bachir Foundation >Pembusukan karakter< 3. Begitu hebat dan luar biasanya, gorengan media yg langsung menggiring bahwa Amien Rais menerima uang korupsi >Ditambah bumbu bumbu dari KPK< 4. Fakta dan buktinya adlh yg mnerima transferan dari PT Mitra Media adlh yayasan milik Soetrisno Bachir >Mengapa digiring ke nama Amien Rais?< 5. Amien Rais adalah pihak ke-tiga yg tdk … Continue reading Teknik Pembusukan Karakter Terhadap Amien Rais Dengan Penggiringan Opini